Jika Ternyata Jatah Hidup Kita Didunia Tinggal 8 Hari Lagi

dnamoraGA1[1]

Apa yang terlintas dipikiran anda jika ternyata jatah hidup kita didunia tinggal 8 hari lagi? Sakitnya sakarotul maut?, takut akan siksa kubur?, nanti masuk syurga atau neraka? , bagaimana nasib keluarga yang ditinggalkan? Atau bahkan menyesal karena banyak recana dan cita-cita yang belum tercapai?. Kalau saya jelas semuanya itu yang selama ini menjadi kan saya takut ketika mengingat kematian atau mendengar kabar kematian seseorang.

Jodoh, rezeki, dan umur adalah rahasia Allah SWT, kita tidak bisa tau siapa yang menjadi pasangan hidup, berapa rezeki yang Allah berikan kepada kita dan kapan ajal akan menjemput. Kita sebagai manusia hanya bisa berusaha dan mempersiapkannya sebaik mungkin seperti hadist berikut:

“ Manfaatkan 5 perkara sebelum 5 perkara: Waktu mudamu sebelum datang waktu tuamu, Waktu sehatmu sebelum datang waktu sakitmu, Masa kaya sebelum datang masa kefakiranmu, Masa luang sebelum datang masa sibukmu, dan Hidupmu sebelum datang kematianmu “
( H.R Al Hakim dalam Al mustadroknya, dikatakan oleh Adz Dzahabiy dalam At Talkhish berdasarkan syarat Bukhari Muslim. Hadist ini di katakan Shohih oleh SyaikhAl Albani dalam Al Jami’ Ash Shogir).

Dalam hadist tersebut kita diingatkan untuk mempersiapkan 5 perkara yang pasti akan dialami akan tetapi tidak diketahui kapan datangnya. Begitu pula dengan kematian, semua manusia pasti akan mati, akan tetapi kapan, dimana dan dalam keadaan seperti apa ajal kita datang tidak pernah ada yang tahu.

Kematian bisa datang kapan saja, baik ketika sudah tua,masih remaja, kanak-kanak bahkan masih bayi, Dalam keadaan sakit ataupun sehat. Masih jelas dalam ingatan bagaimana ajal menjemput mamah seusai menunaikan sholat magrib dan masih mengenakan mukena, padahal dalam kondisi sehat. Kerabat yang meninggal ketika sedang menyusui bayinya, dan tetangga yang menemui ajalnya saat sedang rapat RW. Sungguh kematian benar-benar rahasia Tuhan yang membuat saya sangat takut ketika mengingatnya.

Saya sadar bahwa ketakutan akan kematian seharusnya bisa dihilangkan jika kita sudah mempersiapkan diri ketika kapanpun ajal akan menjemput. Diantaranya dengan beribadah sebaik-baiknya, berubah menjadi muslimah yang lebih baik dan memperbaiki diri agar lebih dekat kepada Allah SWT.

Lalu bagaimana jika ternyata jatah hidup kita didunia tinggal 8 hari lagi? . mau tidak mau, ridho tidak ridho kita harus tetap menghadapinya. Jika pertanyaan itu datang kepada saya, maka persiapan yang akan saya lakukan diantaranya:

Bertobat

Memohon ampun kepada Allah SWT, atas segala dosa dan khilaf yang selama hidup pernah dilakukan. Jujur saja ketika remaja saya sering meninggalkan sholat, belum membayar hutang puasa serta kadang berbohong demi sebuah alasan. Entah butuh waktu berapa lama jika saya harus meng qodho ibadah-ibadah wajib yang pernah ditinggalkan, sedangkan jatah hidup saya tinggal 8 hari lagi. Rasanya hanya Taubatan Nasuha yang bisa dilakukan untuk menutupi segala dosa-dosa tersebut.

Meminta Maaf

Tidak dipungkiri bahwa manusia merupakan mahluk sosial yang selalu bersinggungan satu sama lain, dan kadang secara tidak sadar saling menyakiti satu sama lain. Sebelum ajal menjemput, saya akan meminta maaf kepada orang tua yang selama ini dengan ikhlas penuh kesabaran mengasuh dan mendidik saya hingga saat ini. Maaf karena belum bisa membalas apa yang meraka berikan dan membahagiakan mereka bahkan hingga mamah meninggal. Kemudian kepada suami, maaf jika selama ini belum bisa menjadi istri yang sholihah dan ibu yang baik untuk anak-anak. Serta kepada saudara dan teman-teman baik di dunia nyata maupun di dunia maya.

Melunasi Hutang.

Salah satu yang bisa menghambat seseorang masuk syurga adalah karena hutang yang belum terbayarkan. Siapapun pasti ingin masuk syurga ketika diakhirat kelak, begitupun dengan saya. Meskipun saat ini saya merasa tidak mempunyai hutang, tapi mungkin saja ada hutang di masa lalu yang tidak saya ingat dan belum saya lunasi.

Menulis Wasiat.

Saya bukanlah orang kaya yang memiliki banyak harta untuk diwariskan kepada ahli waris ketika meninggal nanti. Tapi wasiat yang ingin saya tinggalkan dan wariskan kepada anak-anak adalah ketaatan dan keimanan kepada Tuhannya agar menjadi anak yang sholih dan sholihah. Karena hanya doa dari anak-anak yang sholih dan sholihah yang bisa menolong kita diakhirat nanti. Dan seperti yang di perintahkan oleh Allah SWT dalam Al Qur’an agar ketika meninggal hendaklah kita meninggalkan generasi yang kuat iman nya.

Menulis Buku.

Setiap orang pastinya ingin bermanfaat bagi orang lain, begitu pula dengan saya. Dan salah satu impian terbesar saya sebelum meninggal adalah ingin menulis sebuah buku yang bisa menginspirasi. Kenapa buku? Karena buku bisa kapanpun dibaca dan oleh siapapun. Jadi meskipun penulis sudah meninggal buku tersebut masih tetap bisa dibaca , syukur-syukur bisa menginspirasi dan membuat kehidupan si pembaca menjadi lebih baik.

Itulah beberapa hal yang akan saya lakukan jika ternyata jatah hidup kita didunia tinggal 8 hari lagi . meninggal dalam keadaan khusnul khotimah atau tidak? Biarlah Allah SWT yang menilai. Tugas saya hanyalah mempersiapkan diri semaksimal mungkin dan menyiapkan bekal sebanyak mungkin ketika di panggil oleh-NYA. Semoga saja kelak ketika Allah memanggil, kita benar-benar siap dengan semua itu sehingga bisa khusnul khotimah.

“Tulisan ini di buat untuk diikutkan dalam giveaway dnamora”

7 thoughts on “Jika Ternyata Jatah Hidup Kita Didunia Tinggal 8 Hari Lagi

  1. Ping-balik: Peserta #dnamoragiveaway Delapan Hari Menuju Kematian | LANGIT MIMPI

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s