Tetap aktif dan PD beraktifitas dengan NUK Ultra Dry Breast pads

pede berangkat PKK pake nuk

pede berangkat PKK pake nuk

Bahagia rasanya ketika memiliki seorang bayi yang cantik, imut dan lucu, kebetulan putri kami lahir bertepatan dengan hari kemerdekaan Indonesia, tanggal 17 Agustus 2013 yang lalu. Apalagi saya dan suami sudah menantinya selama 2,5 tahun. Wajar bila saya ingin memberikan segala yang terbaik untuk nya, termasuk dengan memberikan ASI ekslusif selama 6 bulan. Hal itu memang sudah saya rencanakan sejak sebelum hamil, oleh karena itu semenjak hamil saya sudah mulai merawat payudara dan mengkonsumsi makanan yang memicu produksi ASI.

Menurut saya sangat penting memberikan ASI ekslusif selama 6 bulan pertama, karena semua kebutuhan gizi bayi sudah terpenuhi di dalam ASI. Termasuk DHA, AA dan juga Omega 6 untuk kecerdasannya. Disamping kita bisa mendapatkannya secara Cuma-Cuma (gratis), tapi juga bisa lebih mendekatkan emosi antara ibu dan sang buah hati.

Bersyukur, berkat usaha yang dilakukan sewaktu hamil membuat produksi ASI saya melimpah. Awalnya memang tidak ada kendala kerena saya masih stay di rumah dan kelebihan ASI bisa saya perah dan disimpan di lemari es. Justru kendala muncul ketika di minggu ke 2 setelah melahirkan, saya harus kembali beraktifitas.

Ya, saya memang seorang ibu rumah tangga akan tetapi banyak aktif di kegiatan masyarakat. Selain sebagai pengurus PKK di tingkat RW, saya juga menjabat sebagai ketua PKB ( Penggerak Keluarga Berencana) Tingkat RW, aktif di Dasa Wisma RT dan juga sebagai kader Posyandu. Kalau ditotal setiap bulan saya harus rapat dan rakor dari tingkat RT hingga Kecamatan sebanyak 7 kali.

Sewaktu mengikuti rapat PKK tanggal 14 September 2013 dilingkungan RT untuk yang pertama kali pasca melahirkan, saya tidak membawa Amira (nama putri saya). Tidak disangka di pertengahan rapat, saya merasa baju yang saya pakai basah. Ternyata ASInya merembes, Karena produksi ASI saya melimpah, apabila 2 jam tidak disusui maka otomatis akan memancar dan merembes ke pakaian. Merasa tidak nyaman dan malu karena baju yang basah, maka saya ijin pulang terlebih dahulu sebelum rapat selesai. Sebelum pulang salah satu tetangga sempat mengingatkan saya agar menggunakan breast pads untuk mencegah ASI merembes.

Baru ingat, sewaktu hamil 8 bulan saya mendapatkan sample breast pads dari NUK. Sample tersebut saya dapatkan berdasarkan info dari majalah Mother and Baby edisi bulan Juli 2013. Tanggal 21 September 2013 saya menghadiri KOPDAR bersama komunitas IIDN (Ibu-Ibu Doyan Nulis) Semarang di Salah satu Restoran Di Semarang, kebetulan hari itu ada wawancara dengan Tabloid Cempaka yang akan meliput komunitas kami. Nyaman dan tetap PD, itulah kesan pertama saya menggunakan NUK Ultra Dry Breast Pads. Tidak tebal tapi bisa menyerap ASI secara maksimal, jadi bias tetap nyaman beraktifitas tanpa takut pakaian basah karena ASI.

kopdar pertama ameera

kopdar pertama ameera

Setelah merasakan kenyamanan menggunakan NUK Ultra Dry Breast Pads, maka setiap berkegiatan keluar rumah saya selalu menggunakan NUK Ultra Dry Breast Pads. Begitu pula ketika datang ke pertemuan PKK RT bulan ini (13/10/2013), dengan PD tanpa khawatir ASI merembes lagi karena menggunakan NUK Ultra Dry Breast Pads. Terima kasih NUK yang telah memberikan Sample nya, sehingga saya tidak perlu bingung atau pun coba-coba mencari produk breast pads yang bagus. Karena NUK Ultra Dry Breast Pads sudah memberikan solusi bagi para Ibu yang menyusui yang ingin tetap aktif beraktifitas.

* tulisan ini dibuat untuk diikut sertakan dalam lomba “Tell Your Story Competition” yang diselenggarakan oleh NUK.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s