Aku Memilih Bahagia

Apakah anda setuju kalau Bahagia atau tidak itu tergantung persepsi kita terhadap suatu kejadian?, Kalau aku percaya banget. Contohnya saja kejadian pagi ini, ketika sedang jalan-jalan sepulang sholat subuh. Ga kaya biasanya, kali ini ibu-ibu yang bertemu dijalan melontarkan pertanyaan yang hampir sama.

Si ibu : “lho tumben kok sendirian mbak? Suaminya kemana?”
Aku : “ iya bu, Sedang belajar di luar kota”
Si ibu : “ duh kasihan yah, sudah hamil besar kok di tinggal-tinggal. Hati-hati mbak jalannya”
Aku : “ iya, makasih”

Sambil berjalan aku jadi mikir, “Kasihan?” masak sih? Sepertinya aku merasa biasa aja tuh. Tetep bisa enjoy dan menjalani rutinitas seperti biasanya tanpa didampingi suami. Ya, karena menurutku “ditinggal” suami pergi keluar kota bukan merupakan suatu penderitaan, apalagi merasa menjadi orang yang perlu dikasihani.

Bukan tanpa alasan, Mungkin mereka kasihan melihat kondisiku yang sedang hamil besar, takut kalau tiba-tiba melahirkan sedangkan suami berada di luar kota dan ditinggal dirumah sendirian. Tapi aku cukup bersyukur karena ternyata banyak orang yang perhatian dan mengkhawatirkan diriku, makasih ya bu..

Itulah persepsi, kalau aku mempersepsikan ditinggal suami ke luar kota adalah suatu “penderitaan” maka sepanjang hari aku bakal merasa menderita beneran. Bahkan bisa-bisa tidak melakukan hal yang produktif, malah manyun seharian.

Sebaliknya, karena aku mempersepsikan hal tersebut karena memberi kesempatan kepada suami untuk belajar sesuatu yang tentunya akan bermanfaat untuk oranglain nantinya. Semua jadi enteng, bahkan mengantarkannya ke bandara dengan legowo ( baca lega/ikhlas). Tentunya dengan iringan doa berharap nanti kembali kerumah dengan selamat dan membawa ilmu yang banyak.

Sesungguhnya setiap kejadian itu netral, tinggal bagaimana kita mempersepsikannya. Kalau negatife, maka tindakan dan hasilnya pun akan negative pula. Sebaliknya, bila kita mempersepsikannya positif, maka tindakan dan hasilnya pun positif.

Life is a chooise, aku memilih bahagia dengan kejadian ini. Bagaimana dengan anda?.

Be positive thinking, and yau will be Happy..

2 thoughts on “Aku Memilih Bahagia

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s