Alhamdulillah… I’am Pregnant !!

Sebuah kisah perjalanan awal menjadi seorang ibu

Menjadi seorang ibu adalah impian setiap wanita yang telah menikah, begitu pula dengan saya. Selama 2,5 tahun usia pernikahan , saya selalu deg-degan setiap terlambat haid dengan harapan segera menjadi seorang ibu. Tapi begitu mengetahui hasil Test pack negative, hati ini rasanya perih dan sedih . harus berapa lama lagi kami menunggu celotehan si kecil di rumah kami?.

Merasa bersalah kepada suami dan keluarga, ditambah pertanyaan dari kerabat dan tetangga membuat saya “ galau” . Tapi satu keyakinan kami, Allah punya rencana yang indah untuk kehidupan dan rumah tangga kami. Nyata nya selama kami belum dikaruniai anak, saya bisa bepergian dan menemani suami kemana-mana bahkan keluar kota tanpa khawatir ada yang di tinggalkan. Dan ternyata memang bener-bener indah dan menyenangkan. Saat ini saya sangat bersyukur Allah memberikan waktu kepada saya dan suami untuk lebih saling mengenal dan menyatukan visi misi hidup maupun berumah tangga.

Semua pasti ada hikmahnya, adalah satu ungkapan yang mampu mengembalikan semangat dan optimisme saya dalam menjalani hidup. Selama belum memiliki anak, Allah memberi saya waktu untuk belajar mendidik anak di Institut Ibu Professional (IIP). Sebuah komunitas yang merubah paradigma saya mengenai “ibu rumah tangga” dan menumbuhkan kepercayaan diri sebagai seorang ibu rumah tangga.

Karena saking semangatnya menyambut event besar dalam rangka hari jadi IIP yang pertama, hari ibu dan lounching buku antologi pertama saya tanggal 22 Desember 2012 di Jakarta, sampai-sampai tidak sadar kalau sebenarnya saya sudah terlambat haid. Seharusnya tanggal 18 desember 2012 saya sudah mendapat haid, jadi sudah terlambat 4 hari. Tidak seperti biasanya, terlambat 3 hari saja rasanya sudah deg-degan dan ingin cepet-cepet test pack. Mungkin juga karena sering terlambat dan hasilnya negatif, membuat saya cuek dan tetap ke Jakarta bersama teman-teman IIP salatiga ke Jakarta.

Sempai seminggu kemudian belum juga haid, tapi rasanya tidak ada hal aneh yang saya rasakan. Hari minggu nya (30/12/2012) saya beserta suami mengajak yusuf (adik bungsu suami) ke Pantai Bandengan jepara untuk menghabiskan Liburan sekolah saat itu. Dengan menggunakan sepeda motor, mulai dari berangkat , berenang bahkan sampai pulangnya kami kehujanan. Sorenya sebelum pulang ke Semarang, saya sempat mampir ke apotek untuk membelikan obat untuk yudhi ( adik suami) yang saat itu sedang sakit gigi. Begitu melihat testpack terpajang di etalase, saya jadi ingat sudah 10 hari terlambat haid Jadi tanpa pikir panjang saya pun membelinya.

Keesokan harinya (31/12/20120) mungkin karena kecapean saya bangun saat mendengar Iqomah sholat subuh dari masjid ( kebetulan rumah mepet dengan masjid). Bangun tidur saya kekamar mandi dan menggunakan testpack tanpa menunggu hasilnya, Karena terburu-buru ingin mengejar sholat jama’ah dimasjid.

Sepulang dari masjid, saya langsung kekamar mandi untuk melihat hasil testpack yang tadi saya gunakan. Alhamdulillah…… (sambil gemeteran dan lemes) begitu melihat hasilnya adalah “ dua garis”. Begitu suami datang Langsung saya peluk dan memperlihatkan testpack tersebut, tapi sepertinya dia kurang paham. Jadi saya jelaskan bahwa bila hasilnya “dua garis “ itu artinya kemungkinan hamil. Mengucap hamdalah kemudian terdiam dan binggung, itulah ekspresi suami Mungkin karena tidak menyangka dan kaget.

Alhamdulillah... dua garis

Alhamdulillah… dua garis

Rasa haru dan bahagia, itulah yang kami rasakan pagi itu. Tapi masih belum yakin rasanya kalau belum mendengar keterangan langsung dari dokter, maka saya pun berniat untuk segera periksa ke dokter spesialis untuk mengetahui hasilnya. Sayang, dokter langganan saya tidak praktek hari ini dan suami tidak bisa mengantar karena berangkat bekerja. Saking penasarannya, saya pergi periksa ke Puskesmas Ngaliyan.

Kurang lebih selama 1 jam saya mengantri dengan perasaan penasaran dan berdebar-debar, tapi harus kecewa karna ternyata sang dokter juga libur. Maklumlah itu pertama kali saya periksa di Puskesmas ditambah perasaan yang sedang tidak karuan, sampai tidak kepikiran untuk Tanya jadwal dokternya.

Sore harinya, setelah suami pulang kerja saya langsung mengajaknya ke bidan terdekat untuk periksa. Tapi lagi-lagi harus kecewa karena ternyata sang bidang sedang pergi dan malam nanti baru kembali. Ya Allah, belum pernah saya merasa penasaran seperti ini sebelumnya.

Malam harinya, selepas sholat isya saya dan suami kembali ke bidan. Alhamdulillah, bu bidan ada ditempat dan saya pun diperiksa. Dengan melihat hasil testpack bidan menyatakan saya hamil dan memberikan saya pengarahan mengenai apa saja yang boleh dan tidak boleh dilakukan.
Lega rasanya, mendengar keterangan dari bidan tadi. Maka malam itu saya melawati tahun baru bersama suami dengan semangat baru, harapan baru dan tentunya gelar baru “ calon ayah dan ibu”.

Dua hari kemudian, saya berinisiatif untuk memeriksakan diri ke dokter spesialis kandungan. Masih penasaran ingin melihat makhluk kecil karunia Allah yang saat ini sedang tumbuh di rahimku. Karna memang saya belum merasakan ngidam seperti ibu hamil pada umumnya.

Setelah periksa ke dokter dan melihat hasil USG, subhanallah….. benar-benar nyata. Ada makhluk kecil didalam rahimku, janin berumur 7 minggu sedang tumbuh sehat disana. Walaupun kurang jelas gambarnya tapi sudah membuat saya cukup bahagia.

janinku berusia 7 minggu

janinku berusia 7 minggu

Sambil mengelus-elus perut seraya saya berdoa “ baik-baik disana ya sayang… tumbuhlah sehat. Jadi anak yang sholeh/sholehah, pinter, cerdas, kreatif dan berprestasi. Agar kelak menjadi pemimpin yang amanah dan memberi kemaslahatan untuk ummat” . Amin….

Semarang, 5 Januari 2013

2 thoughts on “Alhamdulillah… I’am Pregnant !!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s