my journey to motherhood

Semenjak tau bahwa saya hamil, rasanya ingin sekali mengikuti acara yang berkaitan dengan Pregnancy. Karena ini adalah kehamilan pertama dan jauh dari keluarga, maka saya sadar diri untuk pro aktif mencari info all about pregnancy.
Beruntung sekali tanggal 14 April 2013 saya mendapat kesempatan untuk mengikuti acara Seminar Celebrating Journey to Motherhood yang diselenggarakan oleh majalah Mother & Baby bekerjasama dengan Nestle Mom & Me di Novotel Semarang, secara gratis berkat undangan dari group Ibu-Ibu Doyan Nulis Semarang (IIDN). Padahal seharusnya para peserta harus membayar kontribusi Rp. 50.000,- untuk bisa mengikuti acara ini.

poster

Awalnya sempet ragu dan minder, karena ini pertama kalinya saya bertemu dengan teman-teman komunitas IIDN Semarang yang memang sudah berpengalaman di dunia menulis, sedangkan saya baru mulai belajar. Tapi karena memang tujuan saya bergabung dengan IIDN biar ketularan pinter nulisnya, so PD aja dech…

Meskipun agak sedikit molor karena acara baru dimulai jam 9 lebih, tapi karena dipandu oleh MC cantik lala Tangkudung membuat acara menjadi meriah. Diawali sambutan oleh Sandra Ratnasari dari redaksi majalah Mother & Baby, kemudian Emiralda Novianti dari Nestle Mom & Me.

20130414_122439
mc cantik Lala Tangkudung

Pengisi acara utama yaitu Dr. Herman Istanto. SpoG banyak membahas mengenai pentingnya nutrisi bagi ibu hamil. Salah satunya Fetal Programming yaitu program janin dalam kandungan yang kelak mempengaruhi kesehatan dan perilaku anak setelah lahir. Ternyata kebiasaan dan pola makan yang ibu lakukan pada masa kehamilan dan awal kehidupan si kecil akan mempengaruhi kesehatan dimasa depannya.

Oleh karena itu, ibu hamil dianjurkan untuk mengkonsumsi makanan yang mengandung zat gizi penting, diantaranya DHA dan Probiotik. Dengan asupan DHA selama kehamilan akan menunjang ketajaman penglihatan si kecil, mendukung perkembangan kognitif yaitu dalam kemampuan pemecahan masalah yang lebih baik pada bayi berusia 9 bulan, serta membantu tercapainya usia kehamilan yang lebih matang yaitu 38 minggu.

Sedangkan asupan probiotik dapat meningkatkan daya tahan dan kesehatan pencernaan ibu meringankan konstipasi (susah BAB), membantu menurunkan resiko eksim atopi (ruam), serta mengembalikan berat badan ibu setelah melahirkan.

Selain asupan nutrisi, hal lain yang tidak kalah pentingnya yaitu melibatkan ayah dalam proses kehamilan, yang akan mendekatkan emosi ayah dan janin. Melakukan olahraga ringan agar tetap segar, dan menjaga emosi selama hamil. Karena menurut dr. Herman Istanto jika selama hamil ibu mengalami sress, maka bisa menyebabkan:
– Bayi bermuka tua (bermutu)
– Lahir prematur bahkan kguguran
– Menjadi anak yang cengeng
– Mengalami gangguan perilaku ( menjadi anak nakal)

Setelah dokter selesai menyampaikan materi maka dilanjutkan sesi Tanya jawab dengan peserta. Salah satu diantaranya mengenai penyebab bayi sungsang, yaitu:
– Bentuk rahim tidak normal
– Ada yang menghalabi kepala masuk ke jalan lahir
– Kepala lebih besar dari pada panggul
– Tubuh terlilit tali pusar
– Ukuran bayi kecil, jadi posisi tidak menetap.

Selain itu ada juga yang menanyakan jarak yang aman untuk hamil kembali setelah melahirkan secara Caesar , dan dokter herman menjawab 18 bulan.

Selanjutnya sesi demo masak oleh Chef cantik Yeni Ismayani yang juga penulis buku resep makanan. Pada kesempatan kali ini chef yeni membagi resep roti pisang kukus kismis dan pudding coklat tabur buah. Meskipun saya tidak bisa menyaksikan aksi chef yeni memasak karena melaksanakan sholat dhuhur , tapi tetap kebagian untuk mencicipi hasil masakannya.

Setelah acara memasak dan icip-icip maka selanjutnya chef yeni menantang kreatifitas para peserta dalam membuat shandwich. Dan inilah hasil kreasi kelompok kami…

kreasi kelompok kita

kreasi kelompok kita

Dengan tema flower sandwich ( seperti jilbab saya hari itu hiks..), kelompok kami yang diwakili oleh Bunsal mantap untuk mempresentasikan hasil karya kami kepada dewan juri.

Bunsal siap mempresentasikan sandwichnya

Bunsal siap mempresentasikan sandwichnya

Walaupun tidak menang, tapi tetep puas, karena walaupun baru ketemu untuk pertama kalinya tapi kami terlihat sangat kompak.

sok sibuk, padahal saya ga bisa...

sok sibuk, padahal saya ga bisa…

Diakhir sesi (yang kita tunggu-tunggu juga) yaitu pembagian doorpize, ternyata hadiah banyak diborong oleh temen-temen dari IIDN. Saya juga mendapat doorpize yang banyak, ada berlangganan majalah Mother & Baby selama 3 bulan, payung, CD Mozart, dan matras. Selain itu para peserta juga mendapatkan godybag yang isinya juga bermacam-macam.

wah ternyata saya bawa hadiah banyak banget

wah ternyata saya bawa hadiah banyak banget

Tapi yang paling mengejutkan saya dan mbak fenty mendapat gelar Best Dress, padahal dress saya berwarna biru ( mungkin aura ibu hamil yang bikin ngepink ).

ga yakin saya Best Dress

ga yakin saya Best Dress

setelah acara selesai, tidak ketinggalan acara foto-foto bersama narasumber dan seluruh peserta.

eksis bareng semua peserta

eksis bareng semua peserta

engga ketinggalan bareng temen-temen IIDN Semarang

bareng IIDN S

bareng IIDN S

Menyenangkan, bermanfaat dan seru. Itulah kesan setelah mengikuti acara tersebut. Menyenangkan karena bisa bertatap muka langsung dengan teman-teman IIDN, bermanfaat karena mendapatkan banyak ilmu, dan seru acara serta hadiahnya.

Terima kasih untuk Mother & Baby dan Nestle Mom & Me yang menyelenggarakan acara ini, dan IIDN Semarang yang sudah mengundang saya ( bisa ikut acara gratis…). Mudah-mudahan lain kali bisa diundang lagi diacara IIDN selanjutnya yang seru dan manfaat tentunya.

6 thoughts on “my journey to motherhood

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s