Manfaat Memaafkan Dengan Tulus Untuk Kesehatan

Beberapa hari lagi, umat muslim di seluruh dunia akan merayakan Hari Raya Idul Fitri.

Hari kemenangan tersebut selain disyukuri dengan melakukan ibadah Salat Ied, juga dijadikan momen untuk saling memaafkan.

Mungkin Anda pernah merasakan sulitnya memaafkan orang lain, yang tak hanya sekedar menjabat tangan dan manis di bibir. Hal itu dikarenakan sikap marah yang berkepanjangan, dan menjadi Dendam.

Para peneliti mengatakan bahwa dalam beberapa kasus, kemarahan adalah pelampiasan emosi yang wajar. Tetapi jika dibiarkan terlalu lama dan mengakibatkan dendam pada hubungan di masa lalu, maka pengaruhnya akan berdampak pada kesehatan fisik  di kemudian hari, antara lain:

  • Penyakit jantung
  • Maag
  • Nyeri kronis berkepanjangan
  • Gangguan pencernaan
  • Sesak napas
  • Turunnya sistem kekebalan tubuh
  • Sulit mengandung

Penyakit-penyakit tersebut tak hanya disebabkan oleh virus, mutasi gen atau usia, tetapi lebih kepada masalah psikis yang menghantui Anda, yaitu menyimpan dendam.

Sebenarnya, apa sih pentingnya memaafkan orang lain dengan tulus? Tentu ada, ! Penelitian ilmiah membuktikannya.

Sikap memaafkan ternyata tak hanya merupakan tindakan terpuji, tapi juga baik bagi kesehatan .

Memaafkan Dengan Tulus Akan Membuat Anda Sehat dan Bahagia

Sebuah penelitian yang dipublikasikan dalam Harvard Health menunjukkan bahwa orang-orang yang dapat memaafkan orang lain dengan tulus cenderung lebih sehat. Setelah memaafkan orang lain dengan tulus, para relawan dalam penelitian mengalami peningkatan kesehatan. Mulai dari kesehatan jantung, menurunkan tekanan darah, mengurangi rasa nyeri pada otot dan lebih dari itu semua, para relawan merasa lebih bahagia.

Selain itu, masih dalam penelitian yang sama, relawan yang mampu memaafkan orang lain cenderung lebih mudah menyelesaikan konflik dan menurunkan rasa cemas, sehingga mereka dapat mengendalikan emosi dan marah. Dalam penelitian oleh University of Michigan yang dilansir Beliefnet menyebutkan bahwa orang lanjut usia yang memaafkan orang lain mengalami peningkatan kesehatan dibandingkan mereka yang masih sulit memaafkan orang lain.

Sikap Memaafkan Menghindari Penyakit Jantung,

Dalam studi terbaru yang dilakukan para peneliti dari University of California, San Diego, Amerika Serikat, menemukan bahwa orang yang memaafkan atau melepaskan kemarahannya mungkin kurang mengalami peningkatan tekanan darah.

Hasil studi terbaru menemukan, bahwa memaafkan bisa menurunkan tres bahkan memberikan perlindungan bagi kesehatan fisik seseorang.

Kesimpulan ini didapat setelah para peneliti melakukan studi yang melibatkan lebih dari 200 relawan. Mereka  diminta untuk berpikir saat ada teman yang menyinggung perasaannya.

Setengah dari kelompok diminta untuk berpikir tentang bagaimana hal itu bisa membuatnya marah mereka. Sementara setengah lainnya diminta untuk memaafkan tindakan teman yang sudah melukai hati para peserta.

Lima menit kemudian mereka diminta lagi untuk memikirkan temannya yang telah melukai perasaannya itu dengan cara yang mereka pilih.

Dalam studi tersebut, semua tubuh peserta dipasang kabel yang terhubung ke monitor, yang merekam tekanan darah dan detak jantung.

Tim studi yang dipimpin oleh Dr Britta Larsen, menemukan bahwa kelompok yang marah mengalami peningkatan terbesar dalam tekanan darah ketimbang kelompok pemaaf, meski kedua kelompok tersebut tidak ada perbedaan denyut jantung.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Biobehavioural Medicines menyebutkan, bahwa tekanan darah tinggi atau hipertensi meningkatkan risiko serangan jantung atau stroke.

Ayo Belajar Memaafkan Dengan Tulus!

Memaafkan sejatinya tak hanya membuat lega orang yang telah Anda maafkan, tetapi lebih pada diri Anda sendiri. Mari menjadi pribadi yang mampu memaafkan orang lain dengan tulus, dimulai dari awal bulan Ramadan  hingga seterusnya. Selamat menunaikan ibadah puasa bagi Anda yang menjalankan, semoga ibadah Anda menjadi berkah🙂

Dari berbagai sumber.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s